oleh

Komisi III Idetifikasi Sedikitnya 30 Titik Jalan Terancam Longsor

SUMBAWA BESAR, Media Sumbawa
Komisi III DPRD Sumbawa, mengidentifikasi sedikitnya 30 titik longsor yang mengancam menutupi ruas jalan di Kabupaten Sumbawa. Titik-titik tersebut dominan berada di wilayah selatan seperti Kecamatan Lunyuk, Batu Lanteh, Orong telu dan Kecamatan Lenangguar.
“Ini dari teman-teman anggota, yang dihubungi masyarakat dari dapil masing-masing. Ada sekitar 30-an titik. Kami sudah dengar Dinas PUPR tentang kondisi daerah di beberapa kecamatan dalam menghadapi musim hujan, karen ada beberapa kecamatan yang terjadi longsonr dan menutupi aksses jalan,” kata Hamzah Abdullah, Ketua Komisi III DPRD Sumbawa, di ruang kerjanya usai melakukan dengar pendapat bersama Dinas PUPR Kabupaten Sumbawa, Selasa (14/01).
Diungkapkan, Dinas PUPR saat ini memiliki 3 unit excavator untuk mengatasi persoalan longsor yang menutup akses jalan. Namun dua diantaranya dalam kondisi hampir tidak layak dioperasionalkan, dan PUPR tidak memiliki armada untuk mobilisasi alat berat.
“Ada kendala untuk mengatasi sesegera mungkin seperti longsor dan banjir, itu di alat berat. Ada alat berat 3 unit. Yang dua sekali pakai, rusak. Bahkan untuk memobilisasi itu yang susah, meskipun ada dana, tapi untuk mencari agak susah,” jelasnya.
Ia meminta, untuk mengatasi persoalan operasional tanggap darurat oleh PUPR, Setda Sumbawa musti memprogramkan dalam tahun 2021 untuk excavator, truk tronton, dan mobil operasional menuju daerah rawan bencana. Agar dalam menangani persoalan bencana kedepan, tidak lagi mengalami hambatan.
Selain itu, ia menenkankan agar Dinas PUPR segera memperhatikan kondisi jembatan penghubung antara Kecamatan Lenangguar dengan Kecamatan Orong Telu. Meskpun jembatan tersebut telah deprogram tahun ini, namun penanganan sementara dan segera, diperlukan agar akses masyarakat tidak terganggun.
“Yang sangat urgen jembatan yang ada di Lenangguar yang nyambung ke Orong Telu. Meskipun masuk dalam program 2020, tapi karena itu sangat penting bisa dimanfaatkan oleh masyarakat. Dan kita tidak harus menunggu realisasi APBD 2020 yang teralisasi juni cepat april
Ditambahkan, Komisi III DPRD Sumbawa dalam waktu dekat akan berkoordinasi dengan provinsi terkait alih status jalan. Agar penanganan dan perbaikan jalan, dapat ditangani secara bersama-sama antara Kabupaten Sumbawa, dengan Pemprov NTB. (MS/MU)

Baca Juga:  Polres Sumbawa Lakukan Pengamanan Giat Sholat Tarawih

Komentar

Berita Pilihan