Kabupaten Sumbawa Terbaik I Penilaian Kinerja Stunting Tahun 2021

Mataram, mediasumbawa.com – Pemerintah Provinsi NTB menggelar rakor stunting 2022 dan penilaian kinerja stunting tahun 2021, pada Rabu (24/8), di ballroom hotel Lombok Raya. Dalam kegiatan itu, diumumkan kalau Kabupaten Sumbawa berhasil meraih predikat Terbaik I dalam Penilaian Kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) Tahun 2021.

Wakil Bupati Sumbawa – Hj. Dewi Noviany yang didampingi Asisten Pemerintahan dan Kesra – Varian Bintoro saat dihubungi media ini mengungkapkan kebanggaannya atas raihan tersebut. Bahkan dalam kegiatan itu, Wabup yang juga Ketua TPPS Sumbawa sempat memberikan materi mengenai penanganan stuntinģ melalui intervensi 8 aksi konvergensi stunting di Kabupaten Sumbawa.

Diungkapkan, berdasarkan hasil Elektronik  Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM), Kabupaten Sumbawa berhasil menurunkan stunting hingga  8.39 persen  Sementara target nasional dan juga target NTB di tahun 2024 stunting pada posisi 14 persen. “Kabupaten Sumbawa meraih terbaik 1 dalam Penilaian Kinerja Tim Percepatan Penurunan Stunting (TPPS) tingkat Propinsi NTB. Ini upaya bersama dari semua pihak,” tegasnya.

Untuk diketahui, tujuan rakor stunting ini sebagai penguatan proses aksi konvergensi dari percepatan penurunan angka prevelansi stunting. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S) dari Provinsi NTB serta masing-masing Kabupaten/Kota.

Asisten Administrasi dan Umum Setda Provinsi NTB –  Hj. Nurhandini Eka Dewi, membuka secara resmi Rakor Stunting 2022 ini. Dalam sambutannya disampaikan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari upaya menilai sejauh mana percepatan penurunan angka stunting di Provinsi NTB.

Lebih jauh diungkapkan, selama tahun 2022 diketahui bahwa trend prevelansi stunting sudah mengalami penurunan. Penurunan angka stunting ini merupakan sinergitas dan peran dari berbagai pihak. ‘’Oleh karenanya jangan ada kata menyerah untuk bersama-sama menurunkan angka stunting di Provinsi NTB agar mencapai target yang ditetaokan sebelumnya yaitu sebanyak 14 persen,’’ ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Tim Percepatan Penurunan Stunting (TP2S)  Provinsi NTB juga mengumumkan hasil penilaian kinerja kabupaten/kota terhadap pelaksanaan aksi 1 sampai 8 konvergensi penurunan stunting Tahun 2021 di daerah intervensi penanganan stunting terintegrasi tingkat Provinsi NTB yang dilaksanakan sehari sebelumnya. Dari hasil penilaian tersebut diketahui bahwa Kabupaten Sumbawa berhasil meraih predikat terbaik I menyisihkan 9 kabupaten/kota se-Provinsi NTB setelah dua tahun berturut berada diposisi tiga. (msg)

Komentar