oleh

Peserta PBK Tahap II Ikuti Uji Kompetensi

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Sebanyak 96 peserta Pelatihan Berbasis Kompetensi (PBK) binaan UPTD BLK Lombok Timur tahap II tahun anggaran 2021, saat ini sedang melaksanakan uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat nasional. Mereka mengikuti kegiatan ini setelah selama sekitar dua bulan menjalani pelatihan di UPTD Loka Latihan Kerja (LLK) Disnakertrans Kabupaten Sumbawa.

Demikian diungkapkan Plt Kepala UPTD LLK Sumbawa – Muhammad Yakub kepada wartawan Kamis (10/6). Diungkapkan, sejauh ini pelatihan tahap II ini telah terselenggaran sejak 12 April sampai 6 Juni lalu. Terdapat enam paket kejuruan yang dipelatihankan yakni, design grafis, las, basic office, listrik, mekanik sepeda motor injeksi 2, dan mekanik sepeda motor injeksi 3. Dengan total peserta sebanyak 96 orang.

Setelah mengikuti pelatihan tersebut, selama dua hari para peserta mengikuti uji kompetensi untuk mendapatkan sertifikat nasional. Mereka diuji oleh tim asesor dari Badan Nasional Sertifikasi Pelatihan (BNSP). ‘’Iya ada 96 peserta pelatihan yang mengikuti uji kompetensi selama dua hari, Rabu dan Kamis ini,’’ terangnya.

Terhadap pelaksanaan uji kompetensi ini, Yakub berharap agar kemampuan sumber daya manusia (SDM) dari tenaga terampil yang ada di Kabupaten Sumbawa semakin banyak. Karena dengan mengantongi sertifikasi nasional, maka dapat bersaing dengan daerah lainnya. ‘’Kalau sudah mengantongi sertifikat nasional, mereka diakui ahli dibidangnya oleh BNSP,’’ tukasnya.

Sebelumnya, pada PBK Tahap I sukses terlaksana pada Februari lalu. Ada sebanyak 9 paket yang dilaksanakan, dengan total 144 peserta. Masing-masing kejuruan yang dipelatihankan yakni Processing Hasil Pertanian (PHP), menjahit, komputer, desain grafis, bahasa, listrik, las mekanik mobil dan mekanik sepeda motor. Masing-masing paket kejuruan diikuti sebanyak 16 peserta. Seluruh peserta PBK tahap I juga telah mengikuti uji kompetensi, dah hasilnya sangat memuaskan. (MSG/*)

Baca Juga:  Dalam Lima Tahun, Tingkat Kemiskinan di Sumbawa Menurun

Komentar

Berita Pilihan