oleh

Disnakeswan Sumbawa Upayakan Nol Kasus Gigitan HPR

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Sejak tiga bulan belakangan, kasus gigitan Hewan Pembawa Rabies (HPR) di Kabupaten Sumbawa menunjukkan penurunan. Meski begitu, Dinas Peternakan dan Kesehatan Hewan (Disnakeswan) tetap berupaya supaya bisa mencapai nol kasus gigitan HPR.

Demikian diungkapkan Kepala Disnakeswan Sumbawa – H Junaidi kepada media ini, Jumat (3/9). Pada bulan Juni lalu, kasus gigitan anjing diduga rabies sebanyak 108  kasus. Pada Bulan Juli, kasus gigitan menurun menjadi 35 kasus, dan Bulan Agustus terdapat 7 kasus. ‘’Mudah-mudahan ini pertanda baik, jangan sampai ada lagi kasus gigitan. Kita harap ini terus menurun hingga tidak ada lagi kasus gigitan di Sumbawa,’’ tuturnya.

Lebih jauh dijelaskan, hingga saat ini tim dari Disnakeswan terus melakukan vaksinasi anti rabies terhadap HPR terutama anjing peliharaan. Kemudian melakukan eliminasi terhadap anjing liar, dan HPR lainnya. ‘’Hingga kini kami terus melaksanakan vaksinasi, dan terus melaksanakan eliminasi bagi HPR-HPR yang suspek diwilayah tertentu,’’ terangnya.

Untuk stok vaksin anti rabies (VAR) pihaknya masih memiliki stok yang cukup. Karena Sumbawa mendapat dukungan yang cukup banyak dari Pusat, termasuk melalui APBD Provinsi dan APBD Kabupaten. ‘’Mohon dukungan semua pihak untuk selalui menginformasikan kepada kami petugas jika ditemukan HPR-HPR yang suspek rabies. Insyaa Allah teman kami di lapangan akan stay 1×24 jam,’’ pungkasnya. (msg/***)

Baca Juga:  Wabup Buka DIAN PINRU 2019

Komentar

Berita Pilihan