oleh

Ansori : Penanganan Hutlah Musti Libatkan Seluruh Pihak

SUMBAWA BESAR, Media Sumbawa,- Untuk mengatasi persoalan hutan dan lahan yang ada di Kabupaten Sumbawa, semua pihak harus turun tangan secara bersama-sama. Baik yang bersentuhan langsung dengan hutan sebagai tupoksinya, maupun tidak, seperti BUMN dan BUMD.

“Ini tidak bisa dilakukan oleh satu pihak saja, bukan hanya beberapa orang saja. Tapi semua pihak harus sama-sama bergerak. Tapi semua harus merasa bertanggungjawab,” kata Muhammad Ansori, Wakil Ketua DPRD Sumbawa dari Partai Gerindra, di ruang kerjanya, Jum`at (19/12).

Selain itu, BUMD, BUMN dan swasta juga dapat ambil bagian dalam menjaga dan merawat hutan, melalui Coorporate Social Responsibility (CSR) masing-masing. “Meskipun hutan kewenangannya di provinsi. Tapi daerah juga harus terlibat dan semua pihak musti ikut. Kan perusahaan swasta punya CSR. Bank-bank juga ada, kan bisa juga diarahkan kesana,” tegasnya, juga menambahkan, namun CSR musti secara berkelanjutan, atau dilakukan pemeliharaan.

Ia berharap, petani agar menanam tanaman kayu dilahan masing-masing sebagai tanaman sela. Misalnya jambu mente, atau tanaman buah lainnya yang juga mempunyai nilai ekonomis dan dapat memberikan nilai tambah bagi petani.

Selain itu, apabila memungkinkan, bupati dapat mengeluarkan perbup tentang penanganan hutan. Kemudian melalui OPD terkait misalnya Dinas Lingkungan Hidup, dapat didorong untuk diberikan atau mengajukan anggaran untuk melakukan penanaman kembali.

“Disamping dilakukan penanaman kembali secara massif dan juga nanti berikutnya ada tindak lanjutnya. Dan kita mendorong itu, apakah mungkin dianggarkan untuk penghijauan. Mungkin itu,” jelasnya. (MS/MU)

Baca Juga:  Sekitar 851 Sawah Terancam Gagal Tanam di Kecamatan Empang

Komentar

Berita Pilihan