oleh

Dalam Lima Tahun, Tingkat Kemiskinan di Sumbawa Menurun

Sumbawa Besar, Media Sumbawa
Beberapa keberhasilan diraih Kabupaten Sumbawa dalam kurun waktu lima tahun (2016-2020). Salah satunya angka kemiskinan yang terus menurun cukup signifikan.
Hal itu disampaikan Wakil Bupati Sumbawa – H Mahmud Abdullah dalam sidang paripurna dengan agenda usulan Pemberhentian Bupati/Wakil Bupati Sumbawa masa jabatan 2016-2021, pada Senin (25/1) di ruang sidang DPRD Sumbawa. Berdasarkan SK Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Nomor 79 Tahun 2019, Kabupaten Sumbawa sebagai daerah yang sudah terentaskan dari status daerah tertinggal bersama 64 daerah lainnya, dari 122 daerah tertinggal yang ada di Indonesia.
Menurut Haji Mo – sapaan akrab Wabup, hal itu tidak terlepas dari berbagai upaya penanganan masalah kemiskinan yang dilakukan jajaran Pemkab Sumbawa melalui berbagai program, baik yang bersumber dari APBD Kabupaten Sumbawa, maupun yang bersinergi dengan Pemerintah Provinsi dan Pusat, seperti program keluarga harapan, beras sejahtera, bantuan pangan non tunai, kelompok usaha bersama, kredit sahabat bagi petani miskin dan masih banyak program-program lainnya yang diperuntukkan bagi masyarakat miskin.
Atas berbagai intervensi tersebut, lanjutnya, tingkat kemiskinan di Kabupaten Sumbawa dalam kurun waktu 5 tahun terakhir (2016-2020) mengalami penurunan yang cukup signifikan, yakni dari 16,12 persen atau 71.660 jiwa pada tahun 2016 menjadi 13,65 persen atau 62.880 jiwa pada tahun 2020. ‘’Ini artinya, sebanyak 8.780 orang miskin telah dapat kita tangani dan sudah terentaskan dari status penduduk miskin,’’ demikian Wabup. (msg)

Baca Juga:  Fisik Tuntas, Jembatan Pelempit Mulai Difungsikan

Komentar

Berita Pilihan