oleh

Pilkada Sukses, Awal Dari Sukses Pembangunan Sumbawa

Sumbawa Besar, Media Sumbawa

Keberlangsungan pembangunan Sumbawa bisa diukur dari sukses tidaknya suksesi Pemilihan Kepala Daerah Kabupaten Sumbawa 2020, mendatang. Masyarakat diharapkan untuk aktif dalam proses pilkada dengan menggunakan hak pilihnya atau tidak Golput. Komisi Pemilihan Umum Sumbawa juga diharapkan bisa bekerja Profesional dengan menekankan azas jurdil.

Demikian dikatakan Bupati  Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang disampaikan Sekda Sumbawa H. Hasan Basri, pada Kegiatan Launching bersama Bawaslu dan Pemkab Sumbawa yang digelar Sabtu (23/11/2019) di Kantor KPU Sumbawa.

H. Hasan Basri_Sekda Kab. Sumbawa

Bupati Sumbawa dalam sambutan tertulisnya yang dibacakan Sekda Sumbawa H. Hasan Basri menyampaikan, Pilkada yang akan dihelat, merupakan bagian dari pembangunan politik dan demokrasi di masyarakat. Pembangunan bidang politik itu sendiri merupakan bagian integral dari pembangunan bangsa dan negara, yang antara lain diarahkan untuk memperkuat keberadaan dan kelangsungan negara kesatuan republik indonesia yang bertumpu pada Bhinneka Tunggal Ika. Pembangunan bidang politik juga diarahkan untuk mengembangkan sistem politik nasional yang berkedaulatan rakyat, demokratis, dan terbuka. Serta mengembangkan kehidupan partai yang tetap menghormati keanekaragaman aspirasi politik. Inilah makna inti dari demokrasi tersebut, yaitu bersedia menerima dan menghargai perbedaan secara terbuka dan bertanggungjawab.

Dalam konteks ini, keberadaan semua unsur pelaksana pilkada dari tingkat pusat sampai ke tingkat paling bawah memiliki peran yang sangat strategis bagi tujuan dan arah pembangunan politik dan demokrasi tersebut. Pada sisi lain, jadwal pilkada yang begitu padat, mulai dari persiapan sampai dengan tahapan-tahapan pelaksanaan dan penetapannya nanti, mengharuskan segenap penyelenggara Pilkada ini untuk dapat bekerja keras dengan penuh perhatian dan ketelitian. Berbagai aturan main sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang berlaku harus benar-benar dipahami secara komprehensif.

Baca Juga:  Hanura Masih Menunggu Putusan DPP

“ini, yang ingin saya tekankan bahwa tanggung jawab menyukseskan pilkada ini bukan hanya menjadi tugas KPU, melainkan menjadi tanggung jawab bersama antara KPU, pemerintah, parpol, dan seluruh elemen masyarakat pada umumnya,” imbuhnya.

Sukses pilkada menurutnya, paling tidak akan tercermin pada pelaksanaan pilkada yang luber dan jurdil, berlangsung dalam suasana kondusif, serta menghasilkan kepala daerah yang berkualitas. Serta mampu mengemban amanah dan aspirasi masyarakat.

“Bahkan kita berharap, pilkada sebagai pesta demokasi dapat berlangsung sebagaimana layaknya sebuah pesta, dengan suasana riam remo sebagai ciri khas tau samawa. dan yang tidak kalah pentingnya adalah sedapat mungkin meminimalisir terjadinya golput,” ujarnya. (MS/LH)

Komentar

Berita Pilihan