Diskominfotiksandi Gelar Rapat Implementasi Program Smart City

Pemerintahan143 views

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Pemda Sumbawa melalui Dinas Komunikasi Informatika Statistik dan Persandian (Diskominfotiksandi) telah menggelar rapat persiapan, guna membahas implementasi Program Smart City di Kabupaten Sumbawa. Upaya ini dalam rangka memenuhi indikator pada Evaluasi Program Gerakan Smart City Indonesia yang akan digelar secara hybrid oleh Kementerian Kominfo RI pada tanggal 12 -14 Juni 2023 mendatang di Surabaya.

Rapat persiapan ini terlaksana pada Rabu (31/5/2023), dipimpin Kadis Kominfotiksandi Sumbawa, Hasanuddin. Kegiatan tersebut melibatkan Kasub Bagian Program maupun pejabat fungsional Analis Program pada masing-masing Perangkat Daerah. Dibagi dalam dua sesi, membahas tentang implementasi Program Smart City pada keenam dimensi yang ada. Diantaranya smart governance, smart branding, smart economy, smart living, smart society, dan smart environment. Dimana masing masing dimensi melibatkan beberapa Perangkat Daerah sesuai dengan tugas dan fungsi masing masing.

Pada smart governance, focus program adalah mewujudkan birokrasi yang bersih, andal dan profesional. Sehingga mampu menjalankan pemerintahan sesuai dengan prinsip tata kepemerintahan yang baik (goodgovernance). Melibatkan OPD diantaranya Sekretariat Daerah, Bappeda, BKAD, Dinas Dukcapil, Inspektorat, Bapenda, Kominfotiksandi, DPMPTSP serta Sekretariat DPRD.

Sementara, smart branding menitik beratkan pada peningkatan daya saing daerah dengan penataan wajah Kabupaten Sumbawa dan pemasaran potensi daerah baik dalam lingkup lokal, nasional maupun internasional. OPD yang terlibat diantaranya Dinas Pemuda dan Olahraga dan Dinas KUKM Perindag. Dimensi atau smart Economy berfokus pada perwujudan ekosistem yang mendukung aktivitas ekonomi masyarakat yang selaras dengan sektor ekonomi unggulan daerah yang adaptif terhadap perubahan. Dengan melibatkan Dinas Peternakan dan Keswan, Dinas Pertanian, Dinas Pangan, Dinas Kelautan dan Perikanan serta Dinas Nakertrans.

Menurut Hasanuddin, dalam mewujudkan lingkungan tempat tinggal yang layak tinggal, nyaman, dan efisien, dituangkan dalam program smart living dengan tiga area kerja. Diantaranya harmonisasi, mobilitas, dan pelayanan kesehatan dengan melibatkan OPD Dinas PUPR, Dinas Perhubungan, Dinas Kesehatan serta RSUD. Pada smart society, mendorong terwujudnya ekosistem sosio-teknis masyarakat yang humanis dan dinamis, baik fisik maupun virtual untuk terciptanya masyarakat yang produktif, komunikatif, dan interaktif dengan melibatkan Dinas Kominfotik, Dinas Sosial, Dinas KB, Dinas Dikbud, serta Satpol PP.

Sedangkan smart environment fokus pada sasaran untuk mewujudkan Kabupaten Sumbawa yang Bersih, Elok, Aman dan Rapih. Dengan area kerja perlindungan, pengelolaan sampah serta penghematan energy. Dengan melibatkan Dinas Lingkungan Hidup, PRKP serta Dinas Pertanian.

Dari keenam smart yang ada, tambah Hasanuddin, program unggulan yang dipilih sebagai quickwin program adalah pengelolaan peternakan dengan pemanfaatan teknologi informasi berupa penggunaan aplikasi atau system informasi jaringan peternakan sebagai bagian dari smart economy. SiJINAK sendiri merupakan aplikasi sebagai pendukung kegiatan : e-Registrasi Ternak, e-Vaksinasi Ternak, e-Perizinan Pengeluaran Ternak, serta e-Money Pelaku Usaha Ternak dalam membayarkan retribusi dari usaha ternak yang dilaksanakan. (msg)

Komentar