Sumbawa, mediasumbawa.com– Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Dispopar) menggelar turnamen bola voly putri antar pelajar. Tournament tersebut resmi dibuka oleh Kepala Dinas (Dispopar) Tata Kostara, Jum’at (16/1/25) sore di Lapangan Voly Universitas Samawa (UNSA). Kegiatan tersebut dijadwalkan berlangsung hingga tanggal 29 Januari 2016, diikuti oleh 15 sekolah baik SMP dan SMA.
Kegiatan ini dalam rangka memeriahkan HUT Ke – 67 Kabupaten Sumbawa. Hadir pula Ketua Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, Wakil Rektor UNSA Muhammad Yamin.
Dalam sambutannya, Tata Kostara menyampaikan bahwa pihaknya sebagai pengampuh sangat berkepentingan dalam menyelenggarakan turnamen olaharaga seperti ini, khususnya voly. Sebab, voly merupakan olahraga masyarakat yang dahulu hampir di semua desa dipermainkan.

“Dahulu setiap kampung ada lapangan voly dan ini merupakan olahraga masyarakat umum yang paling digemari. Sehingga kami berharap adik – adik ini bisa membudayakan lagi olaharga ini di kampungnya masing-masing,” ujarnya.
Dikatakannya, meskipun Pekan Olahraga Kabupaten (Porkab) Sumbawa telah berlalu, ia berharap dalam turnamen ini juga dapat menjadi bagian dalam mencari pemain potensial yang akan mewakili Sumbawa dalam ajang Porprov NTB 2026.
“Oleh karenanya bertanding dengan serius dan tetap harus menjaga sportivitas. Harapannya kedepan bisa muncul atlet nasional. Karena Sumbawa juga sudah melahirkan atlet nasional dari voly pasir. Sehingga ini membuktikan kita memiliki potensi itu,” katanya.
Kadis juga menyampaikan terimakasih kepada Universitas Samawa (UNSA) yang sudah bersedia menjadi lokasi dalam pelaksanaan turnamen bola voly Dispopar CUP I.
Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq mengapresiasi turnamen bola voly yang diselenggarakan oleh Dinas Pemuda Olahraga dan Pariwisata (Dispopar). Menurutnya, lomba ini menjadi ajang dalam mencari talenta muda yang dapat dikembangkan untuk masa depan.
“Yang jelas KONI Sumbawa mensuport kegiatan ini dan saya berharap juga bukan hanya putri mungkin kedepannya yang putra juga bisa kita laksanakan,” ujar Rafiq – akrabnya disapa.
Selain itu, kedepan ia juga berharap adanya turnamen voly khusus untuk pelajar SMP. Sehingga pemantauan dan pembinaan dapat dilakukan sejak dini.
Sementara terkait pemain yang terlihat memiliki potensi dalam turnamen kali ini, tidak menutup kemungkinan akan dapat mengikuti Porprov 2026 ini.
“Nanti kita akan koordinasi dengan teman-teman Bimpres, Bimpres akan berkoordinasi dengan Cabornya hasil pemantauan pada kejuaraan ini kita bisa pakai untuk Porprov,” terangnya. Tadi kita lihat juga banyak anak-anak atlet ini yang memiliki potensi kenapa tidak kan, nanti saya harapkan PBVSI agar betul-betul transparan dalam memilih dan menyeleksi atlet-atlet terbaik untuk volly ini,” pungkasnya. (ms/sp)


















Komentar