Menko PMK Kunjungi Fasilitas Kesehatan dan Pendidikan di Kabupaten Sumbawa

Sumbawa142 views

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Kabupaten Sumbawa kembali dikunjungi oleh Prof. Dr. Muhadjir Effendy yang saat ini menjabat sebagai Menteri Koordinator bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan RI. Dalam kunjungan kerjanya pada Kamis (12/1), Menko PMK mendatangi sejumlah fasilitas kesehatan dan pendidikan yang ada di daerah.

Kehadiran Menko Muhadjir disambut Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, Wakil Bupati Sumbawa, Hj. Dewi Noviany, S.Pd., M.Pd, Ketua DPRD Sumbawa, Anggota Forkopimda, Asisten Sekda, Kepala Perangkat Daerah, Camat dan segenap pengurus Pimpinan Daerah Muhammadiyah Kabupaten Sumbawa.

Menko Muhadjir yang juga Tokoh Muhammadiyah mengawali kunjungannya ke Rumah Sakit Surya Medika Sumbawa, untuk melihat proses pelayanan kesehatan di Rumah Sakit yang merupakan milik Yayasan Muhammadiyah. Setelah itu, Ia bberpindah ke SMA Muhammadiyah untuk meninjau kegiatan pemberian tablet tambah darah bagi siswi sekolah setempat. Dalam arahannya, Menko Muhadjir menjelaskan, pemberian tablet penambah darah sangat baik untuk meminimalisir potensi anemia yang berakibat pada kesehatan dan prestasi siswa di sekolah. Selain itu, pemberian tablet tambah darah juga merupakan upaya untuk mempersiapkan kesehatan remaja putri pada saat sebelum menjadi seorang Ibu, sehingga nantinya akan melahirkan generasi yang sehat dan cerdas serta terbebas dari stunting.

Menko PMK bersama rombongan melanjutkan kunjungannya ke Puskesmas Kerato Kecamatan Unter Iwes. Ia mengecek pemanfaatan bantuan alat USG yang sudah tersebar di Puskesmas-Puskesmas seluruh Indonesia, terutama yang digunakan untuk mendeteksi keadaan janin para ibu hamil dalam program cegah stunting. “Dengan adanya bantuan alat USG ini para Dokter di Kabupaten Sumbawa dapat lebih mudah mengetahui kondisi janin seperti panjang janin, diameter kepala, dan mengetahui potensi janin gagal tumbuh serta apakah adanya potensi stunting,” tuturnya.

Melanjutkan kunkernya, Menko Muhadjir bergerak ke Desa Labuhan Sumbawa yang menjadi salah satu lokus stunting di Kabupaten Sumbawa tahun 2023 dengan jumlah keluarga beresiko stunting mencapai 861. Di Desa Labuhan Sumbawa ini Prof. Muhadjir berkesempatan berdialog dengan sejumlah keluarga beresiko stunting dan terindikasi mengalami kemiskinan ekstrem. Selain berdialog, Ia juga menyerahkan sejumlah bantuan.

Dikatakan, kondisi stunting di Kabupaten Sumbawa masih termasuk tinggi, namun Ia mengapresiasi berbagai langkah dan upaya yang dilakukan Pemerintah Daerah bersama dengan Pemerintah Desa dan warga masyarakat untuk mempercepat penanganan stunting telah dilaksanakan dengan cukup baik. Menurutnya target penurunan stunting secara nasional yang ditetapkan Presiden RI sebesar 14% diharapkan juga bisa tercapai di Kabupaten Sumbawa.

Menko Muhadjir beserta rombongan bergerak ke SMPN 2 Moyo Hilir untuk melaunching Pendidikan Karakter di sekolah tersebut. Kehadirannya di SMPN 2 Moyo Hilir untuk melihat langsung tentang implementasi program-program prioritas nasional yang ada di Kab. Sumbawa terutama yang sesuai dengan bidang tanggung jawab Kemenko PMK, yaitu program penurunan angka stunting dan penghapusan kemiskinan ekstrem. Menurutnya, kedua program tersebut sangat terkait dengan bidang pendidikan, sehingga apabila pendidikan berjalan dengan baik dan siswa-siswi terdidik dengan baik, maka dapat memberi peluang besar untuk memberantas kemiskinan ekstrem dan menurunkan angka stunting.

Mengakhiri kunjungannya di SMPN 2 Moyo Hilir, Menko PMK melanjutkan perjalanan ke Ponpes At-Tanwir Maronge dan PMI Dea Malela Lenangguar untuk meninjau aktivitas pembelajaran serta sarana prasarana pendidikan di kedua Ponpes tersebut. (MSP)

Komentar