Ujian Sekolah Tidak Diperkenankan Tatap Muka

Sumbawa Besar, Media Sumbawa
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa – H. Sahril, S.Pd.,M.Pd., mengatakan, ujian sekolah tetap  dilaksanakan oleh jenjang SD dan SMP dalam tahun ini. Hanya saja, tidak diperkenankan dilakukan dengan cara tatap muka.
“Opsi sampai sekarang, itu tidak ada ujian tertulis tatap muka. Artinya, tidak ada ujian seperti biasanya untuk ujian kelas 6 SD dan kelas 3 SMP,” ungkap Haji Sahril.
Disebutkannya, ini dilakukan karena masih terjadinya pandemi Covid-19. Sehingga ujian sekolah dilakukan dengan opsi lain, seperti dalam bentuk  daring, luring atau kompilasi nilai. ‘’Bagi SD, nilai kelas 4,5,6. Bagi SMP, nilai kelas 7,8,9. Teknik penilaiannya Itu kita serahkan ke satuan pendidikan sesuai dengan kondisi sekolahnya. Yang jelas, belum ada ujian sekolah yang dilaksanakan secara tatap muka secara langsung,” tambahnya.
Diakuinya, kondisi pada semua aspek kehidupan dimasa pandemi tidak berjalan baik. Sehingga hambatannya juga sangat variatif. Misalnya hambatan dari orang tua, guru, serta hambatan sarana prasarana (Sarpras). Semua hambatan tersebut bergabung menjadi satu menjadi hambatan di masa ini.
Namun demikian lanjutnya, yang menggembirakan dengan hambatan yang ada, para guru tertantang melahirkan  kreatifitas atau inovasi bagaimana meretas hambatan tersebut.  Ia pun berharap pandemi segera berakhir. Sehingga semua kembali beraktivitas seperti semula. “Ini yang terus kita pacu guru kita. Alhamdulillah banyak Inovasi guru dalam meretas kesulitan belajar siswa,” ungkap Sahril. (msr/*)

Komentar