oleh

Turbulensi Politik, Demokrat Hanya Tahu Husni Jibril

SUMBAWA BESAR, Media Sumbawa, -DPC Demokrat Sumbawa tetap berkomitmen mendukung HM. Husni Jibril Sebagai calon Bupati Sumbawa, pada Pemilihan Kepala Daerah Periode 2020-2025. Meski diakui adanya turbulensi politik di Sumbawa yang dikaitkan dengan Partai Demokrat.  Awalnya diprediksi Demokrat akan berkoalisi dengan PDIP untuk mengusung Husni Jibril. Namun perkembangan terakhir justeru PDIP sepakat berkoalisi dengan PKS mengusung L. Budi Suryata – Novy.

Menyikapi kondisi saat ini, Demokrat menyiapkan beberapa starategi untuk pencalonan HM. Husni Jibril, B,Sc namun dari skema tersebut Demokrat tidak akan mendukung opsi PDIP- PKS Untuk pasangan Budi-Novi seperti perkembangan politik Sumbawa saat ini.  

 “Seiring dengan situasi politik, sudah menyiapkan opsi berikutnya, ada plan A, plan B dan plan C yang kami siapkan. Kita tidak berbicara dan menutup ruang Budi-Novi, dan itu asing ditelinga demokrat. Yang enak didengar Husni-Ikhsan, atau Husni-Berliyan Rayes, itu yang enak didengar,” kata Syamsul Fiqri, Ketua DPC Partai Demokrat sekaligus wakil ketua DPRD Sumbawa, di ruang kerjanya, Senin (06/01).

Ia mengaku, sejak awal DPC Partai Demokrat telah menyiapkan skema Husni-Ikhsan. Dan wacana koalisi bersama PDI-Perjuangan telah disampaikan ke DPD dan diteruskan ke DPP Partai Demokrat. “Kami sudah menegaskan, Husni-Ikhsan dari awal terkunci. Namun dalam perkembangannya nanti, dan kami masih optimis DPP akan mengusung DPD sudah laporkan ke pak SBY. Dan pak SBY sudah merestui koalisi Demokrat-PDI-Perjuangan, oleh ketua DPD,” ucapnya.

Ia menegaskan, langkah partai demokrat akan mengikuti langkah dari HM.Husni Djibril, dan telah bersiap dengan konsekwensi politik yang mungkin terjadi dengan keputusan tersebut. “Kita hanya tahu Pak Husni Djibril sebagai komitmen politik kami. Seandainya koalisi PDIP dan Demokrat buntu, sudah kami siapkan plan berikutnya. Dan kami sudah siap. Tapi kami masih yakin beliau akan direstui DPP PDI-P. Endingnya nanti Husni Djibril tetap berada sebagai calon bupati sumbawa. Dan kita sudah fikirkan konsekwensi politiknya terkait plan B dan plan C-nya,” ujarnya. (MS/MU)

Baca Juga:  MY Institute: Mo-Novi unggul tipis dari hasil quick count

Komentar

Berita Pilihan