oleh

Teken MoU, Dikes – PKBI Sumbawa Upayakan Putus Penularan TBC

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Perkumpulan Keluarga Berencana Indonesia (PKBI) Cabang Sumbawa mengadakan kerjasama dengan Dinas Kesehatan Kabupaten Sumbawa. Bentuk kerjasama ini dengan diadakannya kegiatan penandatangan Memorandum of Understanding (MoU) tentang Program Eliminasi Tuberkolosis di kabupaten Sumbawa. Kegiatan penandatanganan MoU yang dilaksanakan Rabu (10/11) di ruang Kepala Dikes Sumbawa.
Penandatanganan dilakukan langsung oleh kepala Dikes Sumbawa – Junaedi, dengan ketua PKBI Cabang Sumbawa Muhammad  Ikraman. MoU ini meliputi tercapainya komitmen dalam melaksanakan penanggulangan penyakit Tuberkulosis (TBC) di Kabupaten Sumbawa dengan pokok kegiatan yang diantaranya Penyuluhan tentang penyakit TB, advokasi kepda tokoh masyarakat dan pihak terkait dalam mendukung pengendalian TB, Penemuan penderita suspek TB di masyarakat, Rujukan penderita suspek TB ke fasilitas Kesehatan, Pemantauan menelan obat TB hingga pemberdayaan masyarakat dalam pengendalian hingga pelaporan pelaksanaan Program pengendalian TB.
Kerjasama kemitraan berupa kegiatan promotif dan preventif dalam pencegahan dan penanggulangan TBC juga menjadi bagian dari kerjasama ini.
Kerjasama ini juga diharapkan dapat membuat kegiatan penanggulangan TBC khususnya di Kabupaten Sumbawa menjadi lebih masif sehingga cita – cita eliminasi TB di tahun 2028 dapat tercapai, mengingat dalam dua tahun terakhir kasus TB di Kabupaten Sumbawa mencapai 200 suspek TB.
“Diharapkan dengan kerja sama ini hubungan PKBI cabang Sumbawa dengan Dinas Kesehatan menjadi lebih baik lagi dan bagi kader-kader menjadi lebih semangat dalam pecegahan dan penanggulangan TBC di Sumbawa,” ungkap Ikraman.
Apresiasi dan ucapan terima kasih diucapkan Kepala Dikes Sumbawa -Junaedi, dan berharap semoga kerjasama yang terjalin bisa berdampak baik untuk pencegahan dan penanggulangan TBC di Sumbawa.
“Mengucapkan terima kasih atas kerja sama yang terbangun selama ini. Semoga kedepan pencegahan dan penanggulangan tb di Sumbawa bisa lebih baik, dan yang lebih penting lagi, saya sangat berharap PMO (Pendamping Minum Obat) digalakkan kembali, karena ini menjadi salah satu cara penanggulangan dan dukungan keluarga bagi penderita suspek TB,” demikian Junaedi. (ms/sp)
Baca Juga:  Sandiaga Uno Ingin Kerajinan Tangan Siap Sambut MotoGP

Komentar

Berita Pilihan