oleh

Sumbawa Terima Enam Paket Bantuan Bioflok Lele Tahun 2021

Sumbawa Besar, MediaSumbawa.com
Berbagai upaya terus dilakukan Kementerian  Kelautan dan Perikanan (KKP)   untuk meningkatkan angka konsumsi ikan bagi masyarakat. Khususnya di Kabupaten Sumbawa.
Salah satu diantaranya menurut Kepala Bidang (Kabid) Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan (DKP) Sumbawa – Rahmat Hidayat, yakni melalui bantuan budidaya lele sistem bioflok. Dalam 4 tahun terakhir bantuan bioflok lele telah dialokasikan untuk Kabupaten Sumbawa. 
Khusus tahun ini, Sumbawa  menerima alokasi bantuan sebanyak 6 paket yang diperuntukkan bagi  6 kelompok sasaran. Kelompok sasaran dimaksud, yaitu Yayasan Universitas Samawa, Pokdakan Panas Buya Rip di Lopok, Ponpes At-Tanwir di Maronge, Yayasan Islahul Ummah Hamzanwadi di Lunyuk, Ponpes Darul Muttaqin di Empang, dan Yayasan Al Hidayah Suka Mulya di Empang. “Sementara hari ini, kami melakukan pendampingan tim verifikasi dari Balai Perikanan Budidaya Laut Lombok (BPBL) untuk melakukan pengecekan lokasi dan persyaratan administrasi kelompok sasaran. Beberapa hal yang menjadi pertimbangan teknis antara lain kondisi lahan, status lahan, ketersediaan air, ketersediaan sumber listrik,” jelasnya kepada wartawan,  Senin (26/4).
Ke depan, ia berharap, Sumbawa terus mendapatkan alokasi paket Bioflok dari KKP. “Sebab masyarakat begitu antusias menerima paket bantuan lele sistem bioflok. Karena selain mendapatkan pengetahuan baru tentang teknologi budidaya, juga dapat meningkatkan minat konsumsi ikan lele dan dapat menambah penghasilan kelompok dari usaha ini,” pungkasnya. (msr/**)

Baca Juga:  Pemda Sumbawa Terima Kawasan Lembi dari Kementrian PUPR

Komentar

Berita Pilihan