oleh

Sekitar 851 Sawah Terancam Gagal Tanam di Kecamatan Empang

SUMBAWA BESAR, Media Sumbawa
Diperkirakan sedikit 851 lahan produktif di Desa Jotang Kecamatan Empang terancam gagal tanam. Sebab saluran irigasi yang mengairi lahan tersebut, tertutup sedimentasi yang terbawa air hujan akibat kegiatan perladangan liar disekitar Bendungan Semangi.
“Kami tidak menghitung secara pasti, tapi sekitar 2 kilo meter saluran irigasi yang tertutup lumpur. Itu akan mengancam 851 hektar lahan produktif,” kata Drs. Aman, Kepala Desa jotang didampingi Plt Kades Ongko, Syafaruddin kepada wartawan, Selasa (14/01).
Dijelaskan, dari 851 hektar sawah produktif tersebut, sekitar 95 persen belum mananam atau terancam gagal tanam. Sedangkan 5 persen yang telah menanam juga terancam bila kondisi tersebut tidak diatasi segera. “Orong Latar itu sekitar 1.232 hektar. Sawah produktifnya itu sekitar 851,” ucapnya.
Selain itu, Cek Dam Kaswang yang diperkirakan mengairi sekitar 100 hektar terancam tidak optimal karena tertutup sedimentasi. Kondisi serupa juga terjadi di Cekdam Ruruwangi yang mengairi lahan seluas 200 hektar dan Cek Dam Sabulanta yang mengairi sekitar 150 hektar.
Diungkapkan, sedimentasi yang menutupi bendungan dan irigasi tersebut diduga akibat kegiatan perladangan liar disekitar wilayah bendungan. “Itu sudah masuk dalam kawasan hutan. Sekitar 20 hektar dan itu bahkan sampai pinggir bendungan,” ucapnya. (MS/MU)

Baca Juga:  Polres Sumbawa Turunkan Ratusan Personel Amankan Perayaan Natal

Komentar

Berita Pilihan