oleh

Proyek Jaringan Irigiasi DI Marente Segera Dikerjakan

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Paket proyek perbaikan jaringan irigasi di Daerah Irigasi (DI) Marente, Kecamatan Alas, dalam waktu dekat mulai dikerjakan. Pasalnya paket senilai RP 7,7 miliar yang bersumber dari Dana Alokasi Khusus (DAK) tersebut kini sudah berkontrak. 

Penandatanganan kontrak antara penyedia barang dan jasa (pemenang tender) dan Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) dilakukan di Balai Pengelolaan Sumber Daya Air dan Hidrologi (PSDAH) Pulau Sumbawa, Senin (5/7). Proyek ini akan didampingi pihak Kejaksaan Negeri (Kejari) Sumbawa selaku Jaksa Pengacara Negara (JPN) yang akan melakukan pendampingan terkait pelaksanaan fisik pekerjaan. 

“Hari ini, Alhamdulillah sesuai dengan petunjuk laporan hasil penyampaian berita acara hasil lelang oleh ULP yaitu Pokja 10, untuk paket DI Marente ditetapkan CV. Samas sebagai pemenang. Pada tanggal 2 Juli kemarin, kami sudah membuat Surat Penunjukan Penyedia Barang/Jasa (SPPBJ). Sehingga diiringi penandatanganan kontrak  tanggal 5 Juli ini,” ujar Kepala Balai PSDAH Pulau Sumbawa – Med Manjarungi, S.T., M.T kepada wartawan usai penandatanganan Kontrak. 

Dijelaskannya, paket DI Marente ini anggarannya bersumber dari DAK senilai Rp 7,7 miliar. Item pekerjaan yang akan dilaksanakan yakni merehab jaringan irigasi yang kondisinya rusak sedang dan berat. Kemudian untuk membangun dan memelihara bangunan irigasi  di beberapa lokasi. Perbaikan ini dilakukan untuk mengembalikan fungsi utama DI Marente yakni mengairi sawah seluas 1.151 hektare. 

“Jadi karena luasan DI-nya lebih dari seribu hektare, maka  masuk di kewenangan provinsi. Ini ditunggu-tunggu petani, karena selama ini jaringan irigasi yang ada di DI Marente itu tidak optimal sewaktu direncanakan semula,” terangnya. 

Sesuai dengan kontrak, proyek ini akan dikerjakan selama 150 hari kalender, mulai 5 Juli hingga 1 Desember mendatang. Sebelum pengerjaan dilakukan, pihaknya akan melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan pihak terkait di wilayah setempat. 

Baca Juga:  Pengadaan Kapal Penumpang Berkontrak

“Kami sudah melaksanakan Pre Construction Meeting (PCM) sebelum ini. Dan Insya Allah akan ada sosialisasi kepada  masyarakat terutama aparat yang berwenang di Kantor Camat Alas pada hari Rabu tanggal 7 Juli,” ungkapnya.

Kasi Perdata dan Tata Usaha Negara (Datun) Kejari Sumbawa – Arin Pratiwi Quarta, SH mengatakan, pihaknya akan mendampingi PSDAH Pulau Sumbawa dalam proyek dimaksud. Fungsinya yakni agar pekerjaan jaringan irigasi berjalan dengan baik, sesuai dengan kontrak yang disepakati. 

“Jika nantinya terdapat kendala bisa disampaikan. Sehingga kita bisa memberikan solusi terbaik,” terangnya.  (msr)

Komentar

Berita Pilihan