oleh

Dubai Lirik Peluang Mente Sumbawa

SUMBAWA BESAR, Media Sumbawa

Komiditas jambu mente asal Kabupaten Sumbawa, mulai dilirik oleh perusahaan asal Dubai. Baru-baru ini, telah dilakukan transaksi sekitar 150 ton mente petani asal Kabupaten Sumbawa, dengan harga sekitar Rp 18.500 per kilogram.

“Sudah 150 ton yang kemarin dia transaksi dengan petani kita yang ada di Luk. Itu harganya yang diterima digudang adalah Rp 18.500 per kilogram,” kata Sirajuddin, Kepala Dinas Pertanian dan Perkebunan Kabupaten Sumbawa, di ruang kerjanya Rabu (12/11).

Diungkapkan, transaksi mente sumbawa dilakukan, karena perusahaan tersebut menilai kualitas mente sumbawa cukup bagus, atau memenuhi kualivikasi. Yakni dengan andemen 285 gram per kilogram, atau dari satu kilogram mente gelondongan dapat menjadi kacang mente 285 gram.

“Selain kita, kan ada di Dompu, Lombok Utara, kita termasuk yang dilirik karena kualitas kita cukup bagus. Dan kita punya andemen bagus di sumbawa ini. Sekitar 285 gram per kilogram. Misalnya dalam satu kilo gelondongan, bisa jadi kacang mente 285 gram. Dan itu cukup bagus. Cuma nanti, kan perusahaannya ada di Mataram, dari Mataram di bawa ke Surabaya,” jelasnya.

Dikatakan, disamping komoditas kopi dan tembakau, kelapa dan mente menjadi komoditi yang akan dikembangkan kedepan. Sebab, selain memiliki potensi dengan lahan yang memadai, kabupaten sumbawa juga memilki kebun induk benih.

“Ini lah kenapa saya ingin coba kembangkan, selain tadi ada tembakau, kopi, kita punya potensi mente dan kelapa. Kedepannya kita berharap agar, tidak dua komoditi saja seperti tembako dan kopi. Tapi kelapa dan mente juga. Kita dari dulu, sudah cukup bagus potensi kita. Tinggal kita sekarang, mulai gerakkan kembali, pengembangan mente dan kelapa. Karena memang dua komoditi ini kita punya kebun induk sebagai sumber benih yang ada disumbawa. Inilah dasar kita untuk coba kembangkan ini,” tegasnya. (MS/MU)

Baca Juga:  Realisasi Anggaran Penanganan Covid-19 di Sumbawa Capai Rp. 34 Miliar

Komentar

Berita Pilihan