oleh

DPRD Sumbawa Gelar Paripurna Hasil Reses

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com,- DPRD Kabupaten Sumbawa menggelar Paripurna hasil Reses perdana, Selasa (23/02/2020), diruang Sidang Utama kantor DPRD setempat. Kegiatan paripurna dipimpin dan dipandu oleh Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa yang didampingi oleh para Wakil Ketua DPRD Kabupaten Sumbawa.
Sekretaris Daerah selaku PLH Bupati Sumbawa hadir mendengarkan Aspirasi Masyarakat yang disampaikan oleh Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa berdasarkan Hasil Reses I Tahun 2021.
Kegiatan Reses telah dilaksanakan 8-9 Februari lalu, dalam rangka pelaksanaan tugas dan fungsi Anggota DPRD Kabupaten Sumbawa sebagaimana yang diamanatkan dalam Tata Tertib DPRD Kabupaten Sumbawa sehingga dapat melahirkan produk kebijakan daerah.
Juru biacara Daerah pemilihan Sumbawa (Dapil I) Achmad Fachry, SH mengemukakan agar semua aspirasi masyarakat dijadikan sebagai salah satu bahan dalam penyusunan RKPD, agar dapat ditampung dan dilaksanakan oleh Pemerintah Daerah. Berikut disampaikan beberapa aspirasi yang diserap dari masyarakat untuk direspon dan menjadi perhatian bersama, yang dijabarkan ke dalam pengelompokan tiga bidang, antara lain;
Bidang Fisik Sarana dan Prasarana
Meliputi : Pembangunan dan perbaikan turap/talud/bronjong penahan/pengaman tebing, pembangunan jalan lingkungan, pembangunan/peningkatan jalan usaha tani, peningkatan jalan (lapen/hotmix), pembangunan Sekolah Taman Kanak-Kanak, Masjid, Mushallah dan TPQ, pemasangan paving block, pemasangan lampu penerangan jalan, pembangunan jembatan/jembatan limpas, pembuatan sumur bor, normalisasi sungai, pembuatan/perbaikan drainase, saluran irigasi, cekdam, pembangunan balai pertemuan/gedung serba guna, pengadaan dan pemagaran makam dan sekolah, serta pembangunan jalan wisata.
Bidang Ekonomi
Meliputi : Pengadaan alat-alat pertanian, perikanan, bibit ternak, pengadaan mesin diesel, mesin pompa air, Pengadaan Motor Tiga Roda, pembangunan jaringan listrik, bantuan dana atau modal usaha bagi kelompok masyarakat, bantuan rombong, pemberian pelatihan/pembinaan dan pemberian bantuan alat bengkel, pertukangan, menjahit, salon, mesin cetak dan bantuan peralatan atau sarana prasarana bagi usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM).
Pedidikan, Sosial Budaya dan Kesehatan
Meliputi : Pemberdayaan Pemuda dan karang taruna, pemberdayaan perempuan serta PKK, pembentukan/pembinaan kelompok pengajian, Pemberian Insentif Guru Honor dan PTT, Bantuan untuk Hukum Masjid, Pengadaan Laboratorium Komputer Sekolah, Pembangunan Sarana Olahraga Sekolah, Pembangunan WC dan Kamar Mandi Sekolah, pembangunan PAUD, pengadaan alat kesenian, renopasi cagar budaya, pembangunan dan penataan tempat pariwisata, pembangunan Tempat Pembuangan Akhir (TPA), serta penambahan alat kesehatan puskesmas, dan postu.


Sementara juru bicara Daerah pemilihan sumbawa II (dapil II), Muhammad Yasin Musamma, S.Ap mengemukakan tiga hal dari pelaksanaan reses perdana tahun ini, seperti ;
Bidang Sarana dan Prasarana
Meliputi : Pembangunan sumur bor air bersih, pembangunan sumur bor pertanian, bak penampung air (kantong air), saluran drainase, saluran irigasi dan chekdam Perbaikan jalan utama, pembangunan jalan lingkungan, pembangunan jalan usaha tani, peningkatan jalan produksi, Pembangunan Aula Kantor Camat, Pembangunan pagar belakang rumah dinas camat, normalisasi sungai, pembangunan tembok pagar dan lokal sekolah, pembangunan tempat ibadah, pembangunan balai pertemuan/gedung serba guna, serta pembangunan gedung dan sarana prasarana olahraga.
Bidang Ekonomi
Meliputi : Pengadaan bibit ternak seperti kambing, sapi, kerbau, dan kuda, pengadaan alat pertanian seperti alat panen combine harvester, handtracktor, mesin air dan misblower, pengadaan mobil pemadam kebakaran, pengadaan mesin Bud dan jaring ikan untuk nelayan, pengadaan benih berkualitas, pupuk bersubsidi, memberikan pelatihan dan bantuan modal usaha bagi kelompok masyarakat, memberikan pelatihan dan bantuan alat bengkel, bantuan peralatan atau sarana dan prasarana untuk usaha kecil menengah (UKM), penambahan armada pengangkut sampah (roda tiga) di tiap-tiap kecamatan, penyelesaian Tempat Pembuangan Akhir (TPA) dan lain sebagainya.
Pedidikan, Sosial Budaya dan Kesehatan
Meliputi : Pengadaan Komputer untuk Sekolah, Paving Blok Halaman Sekolah, Pemberian dan penambahan fasilitas ibadah, penambahan alat kesehatan, puskesmas, Postu dan Posyandu. Pemberian penanganan khusus bagi penyandang cacat dan orang yang mengalami gangguan kejiwaan. Pemberian bantuan dana untuk pengembangan lembaga baik lembaga pendidikan maupun lembaga sosial, yayasan, dan sekolah negeri maupun swasta serta pembebasan lahan untuk tanah makam.
Untuk Pemilihan Sumbawa III (Dapil III), juga dikelompokkan menjadi tiga bagian seperti dibacakan Budi Kurniawan, ST, yakni
Bidang Fisik
Meliputi : pembangunan jalan desa, pembangunan jalan lingkungan, pembangunan jalan usaha tani, pembangunan jembatan/jembatan limpas, peningkatan jalan, pemasangan lampu penerangan jalan, pembangunan/perbaikan turap/talud/bronjong pengaman/penahan tebing, normalisasi sungai, pembangunan bendungan, pembangunan sekolah, pembuatan tembok tempat pemakaman umum, pembuatan sumur bor, pembuatan/perbaikan drainase, saluran irigasi, cekdam, pembangunan jalan wisata, dan pembangunan MCK.
Bidang Ekonomi
Meliputi : Pengadaan alat mesin pertanian, peralatan penunjang budidaya perikanan, pengadaan mesin diesel, pengadaan sampan, transplantasi terumbu karang, pengadaan benih berkualitas, pengadaan sarana dan prasarana sosial masyarakat, pembangunan jaringan listrik, bantuan dana atau modal usaha bagi kelompok masyarakat, bantuan alat perbengkelan, bantuan peralatan atau sarana dan prasarana untuk usaha kecil menengah (UKM) dan lain sebagainya.
Pedidikan, Sosial Budaya dan Kesehatan
Meliputi : Pembangunan tembok dan lokal sekolah mulai dari PAUD, SD hingga SMP, pembangunan tempat ibadah, renovasi atau pemeliharaan cagar budaya, penataan tempat pariwisata, pengadaan Tempat Pemakaman Umum (TPU), pengadaan lahan TPA, pengadaan tempat pacuan kuda, pembangunan balai pertemuan, penambahan alat kesehatan dan fasilitas kesehatan, mulai dari Pustu, Puskesmas hingga rumah sakit.
Untuk Dapil IV terang Juru bicaranya Basaruddin, S.AP, reses perdana tahun ini, menyerap berbagai aspirasi masyarakat yang dikelompokkan dalam tiga bidang seperti ;
Bidang Infrastruktur/Fisik
Meliputi :
a. Pembangunan dan perbaikan infrastruktur jalan negara, Provinsi, Kabupaten dan Jalan Desa (Lingkungan), penetapan batas Desa, pembangunan bronjong/turap/talud penahan tebing, pembangunan/perbaikan drainase, embung, sumur bor untuk ladang dan lahan pertanian, penyediaan air bersih, sanitasi lingkungan, serta sarana kebersihan masih menjadi kendala utama yang terjadi di 5 kecamatan untuk itu sangat diperlukan pengadaan atau ketersediaan kontainer sampah dan kendaraan pemadam kebakan di masing masing kecamatan;
b. Pembangunan Jalan usaha tani, pemagaran makam dan pembangunan jalan wisata;
c. Pembangunan dan perbaikan sarana prasarana pendidikan, sarana ibadah, dan sarana prasarana kesehatan; dan
d. Pembangunan jaringan listrik dan pemasangan lampu jalan.
Bidang Ekonomi
Meliputi :
a. Program pemberdayaan masyarakat terutama kepemudaan seperti pelatihan pelatihan skill perbengkelan, pertukangan, pertanian, peternakan, tata boga, menjahit, tata busana, dan lain lain yang selanjutnya dapat dibekali dengan peralatan sebagai upaya penciptaan lapangan kerja baru;
b. Pengembangan UMKM bidang peternakan, pertanian, perikanan dan kelautan guna mendukung penguatan kelembagaan masyarakat, kelompok tani, kelompok ternak seperti pengadaan bibit unggul, pengadaan alsintan, pupuk bersubsidi, pengadaan alat ketinting, bantuan sampan Viber, dan kerambah bagi para nelayan.
Bidang Kesehatan, Sosial, Pendidikan dan Budaya
Meliputi :
a. Permasalahan pelayanan kesehatan di lapangan masih menjadi persoalan yang harus diperhatikan, penambahan dokter, penambahan alat kesehatan untuk pukesmas dan postu serta ambulance;
b. Terkait dengan ketidakmampuan masyarakat dalam berobat karena tidak memiliki fasilitas kesehatan berupa BPJS/KIS/KIP/PKH dan sejenisnya sehingga kerap terjadi penolakan terhadap SKTM di beberapa Puskesmas dengan alasan tidak terdaftar dalam Basis Data Terpadu (BDT).
c. Jenjang SMP/MTs Negeri maupun swasta masih terdapat kekurangan seperti :
1) Pembangunan Ruang Kelas Baru (RKB), Meubeler, perangkat komputer, serta server dan lain lain dalam menunjang Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK).
2) Memerlukan perhatian serius Pemerintah untuk memberi kenyamanan dalam belajar siswa di sekolahnya terhadap sering terjadinya kebanjiran.
3) Perhatian serius Pemerintah terhadap permasalahan Guru Tidak Tetap (GTT) /Pegawai Tidak Tetap (PTT) yang tergabung dalam K-2 ataupun yang belum masuk K2 namun memiliki masa kerja diatas 5 tahun.
d. Jenjang SD/MI Negeri maupun Swasta masih banyak kekurangan Meubeler sehingga masih belum masuk pada kategori Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Pendidikan, disamping itu juga ada harapan besar kepada Pemerintah Daerah pada jenjang SD/MI ini, yakni :
1) Pembangun sekolah baru di wilayah desa atau dusun yang jarak jangkauannya dengan desa lain cukup jauh dan sulit terjangkau;
2) Persoalan kekurangan Guru Negeri yang merupakan bagian dari Standar Pelayanan Minimal (SPM) bidang Pendidikan;
3) Permasalahan GTT/PTT yang tergabung dalam K-2 ataupun yang belum masuk K2 namun memiliki masa kerja di atas 5 tahun.
e. Permasalahan bidang olahraga diharapkan melalui Cabang Olahraga yang berada di Kabupaten Sumbawa agar dapat memberikan perhatian khusus melalui dana pembinaan kepada tim atau kelompok untuk bisa menjadi kebanggaan wilayah masing-masing seperti :
1) Sepak bola, bola voly, sepak takraw, tenis meja, Karate, Tinju, catur, panjat tebing dan lain lain;
2) Sanggar sanggar seni yang tersebar di kecamatan sebagai wujud pelestarian budaya;
3) Pendataan dan pemanfaatan destinasi wisata yang terdapat di Kabupaten Sumbawa.
f. Pemetaan daerah rawan bencana guna meminimalisir dampak yang akan ditimbulkan;
g. Penguatan kegiatan keagamaan, pengadaan sarana dan prasarana tempat ibadah, penunjang adat dan budaya Samawa karena bagian dari kearifan lokal.

Baca Juga:  Presiden Jokowi: Pancasila Harus Jadi Pondasi Perkembangan Teknologi

Sri Wahyuni, S.Ap juru bicara dapil V mengemukakan tiga bidang yang harus dipenuhi sesuai keinginan masyarakat seperti;

Bidang Fisik :

  • Pembangunan dan perbaikan prasarana jembatan, drainase, pengamanan tebing turap/talud/bronjong;
  • Pembangunan infrastruktur jalan di masing-masing kecamatan dan desa, termasuk jalan lingkungan baik produk lapen ataupun rabat beton serta paving blok;
  • Pembangunan Jalan Usaha Tani dan Saluran Irigasi Pertanian untuk menunjang kebutuhan para petani;
  • Perbaikan prasarana pendidikan pada masing-masing tingkatan dari TK/PAUD sampai SMP baik kebutuhan pembangunan lokal baru, rehab gedung, pembangunan perpustakaan, atap dan pagar untuk menunjang proses belajar mengajar;
  • Pembangunan dan perbaikan prasarana kesehatan untuk memberikan pelayanan kesehatan yang lebih optimal kepada masyarakat;
  • Penyediaan sumber air bersih untuk kebutuhan harian masyarakat maupun penyedian sumber air untuk kebutuhan pertanian petani serta dilengkapi dengan fasilitas penunjang lainnya;
  • Pembangunan dan perbaikan Rumah Ibadah baik Masjid maupun Mushollah untuk kenyamanan dalam menjalankan perintah agama;
  • Bantuan Bedah Rumah bagi masyarakat miskin.

Bidang Sosial, Budaya dan Pariwisata:

  • Pengadaan sarana dan prasarana untuk kelompok PKK di Desa;
  • Pengadaan kursi dan terop untuk kegiatan sosial kemasyarakatan serta kegiatan keagamaan;
  • Pemasangan batu/pengaman pantai Jempol sampai Goa serta pembenahan Desa Wisata sebagai destinasi andalan Kabupaten Sumbawa.

Bidang Ekonomi :

  • Pengadaan alat mesin pertanian (Alsintan) menjadi kebutuhan prioritas petani begitu juga dengan mesin ketinting dan rumpon bagi para nelayan;
  • Pengadaan rombong bagi pedagang kecil dipinggir jalan serta perlindungan usaha pedagang retail eceran dari gempuran hegemoni atau monopoli toko modern berjejaring;
  • Pengadaan alat pertukangan dan perbengkelan, penggiling dan penggoreng kopi guna menggerakkan lokomotif ekonomi di desa;
  • Pengadaan ternak, katering, alat cukur listrik dan perlengkapan salon;
  • Bantuan pemberdayaan kerajinan tangan.(MSX)
Baca Juga:  Pemprov NTB Launching JPS Gemilang

Komentar

Berita Pilihan