oleh

Dinas Dikbud Siap Laksanakan Perbup Pendidikan Karakter

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Bupati Sumbawa H Mahmud Abdullah resmi melaunching Peraturan Bupati Sumbawa Nomor 33 Tahun 2021 tentang Pendidikan Karakter pada Senin (4/10). Terhadap hal itu, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Kabupaten Sumbawa mengaku siap untuk melaksanakan apa yang menjadi hajat dari Perbup dimaksud.

‘’Terimakasih kepada Bupati/Wabup, Kemendikbud, INOVASI NTB, Bappeda, dan tim teknis penyusun Perbup. Kami siap mengimplementasikan regulasi ini dengan komitmen yang kuat,’’ kata Kadis Dikbud Sumbawa – M Ikhsan Safitri kepada wartawan Selasa (5/10).

Menurutnya, Perbup ini sangat bagus untuk diterapkan, terutama dalam membangun dan memperkuat pendidikan karakter siswa, tanpa menghilangkan konteks kearifan lokal. Untuk itu, semua jenjang sekolah mulai dari PAUD, TK, SD dan SMP harus menerapkan Perbup tersebut.

Lebih jauh ditegaskan, Perbup 33 Tahun 2021 tujuannya agar bagaimana membentuk siswa berakhlak mulia, sehingga membangun pendidikan akan lebih mudah. Dalam penerapan Perbup ini nanti, semua bisa melakukan inovasi dalam penanaman dan pembiasaan nilai-nilai karakter tersebut. ‘’Ketika pendidikan karakter ‘taket ko nene kangila boat lenge ini’ sudah tertanam dalam jati diri siswa-siswi, maka akan menjadi ciri khas akhlaknya sesuai konsep tau samawa (Orang Sumbawa, red),’’ pungkasnya.

Sebelumnya, Perbup Sumbawa Nomor 33 Tahun 2021 tentang Pendidikan Karakter di Kabupaten Sumbawa dilaunching Bupati Sumbawa H. Mahmud Abdullah pada Senin (4/10). Dalam sambutannya, Bupati mengungkapkan tujuan Perbub ini adalah terwujudnya identitas atau profil pelajar Pancasila di Kabupaten Sumbawa yang sesuai dengan nilai-nilai mulia ideologi bangsa yaitu pancasila yang dikontekstualisasikan dalam visi “Sumbawa Gemilang Yang Berkeadaban”.

Dikatakan, nilai – nilai yang terkandung dalam Perbub ini mencerminkan nilai kearifan lokal tana samawa yaitu saleng satotang (saling mengingatkan), saleng sadu (saling percaya), saleng tulung (saling bantu), saleng jango (saling jenguk), saleng satingi (saling menghormati), saleng sakiki (saling berbagi rasa dalam suka maupun duka), saleng angkat (saling memajukan dan tidak membiarkan lainnya terpuruk), saleng pendi (rasa peduli terhadap orang lain), saleng sadu (saling percaya), saleng tulung (saling menolong). (msg/***)

Baca Juga:  Pemprov NTB Tuai Pujian Konsil Kedokteran Indonesia

Komentar

Berita Pilihan