oleh

Camat Moyo Utara Launching Posyandu Angrek Desa Baru Tahan

Sumbawa Besar, MS,- Camat Moyo Utara melunching posyandu anggrek di Desa Baru Tahan Kecamatan Moyo Utara Kabupaten Sumbawa. Menurut Adrian Pranata bahwa program revitalisasi posyandu menjadi posyandu keluarga bukan sekedar melaksanakan kegiatan kesehatan dasar yang diselenggarakan dari, oleh dan untuk masyarakat yang dibantu oleh petugas kesehatan. Namun, merupakan pusat pelayanan yang terintegrasi. Termasuk penanganan berbagai permasalahan kependudukan dan kesejahteraan keluarga.

“Mulai dari penanganan masalah ibu dan anak dan Posbindu hingga Posyandu Lansia dan remaja/melinial, termasuk untuk percepatan pencapaian Program Kependudukan, KB, dan Pembangunan Keluarga (KKBPK) dan Penanganan Stunting serta mendeteksi berbagai permasalahan sosial lainnya,”ungkap Adrian (7/2/2020), kemarin.

Lebih jauh, Adrian menjelaskan bahwa permasalahan yang bisa dideteksi di posyandu keluarga, tidak hanya soal kesehatan. Melainkan juga menjadi tempat bagi masyarakat untuk berkonsultasi dan mendapatkan edukasi tentang semua hal dimasyarakat.

“Misalnya masalah lingkungan hidup, kata Adrian, maka menjadi tugas para kader posyandu untuk ikut secara intens mensosislisasikan dan menanamkan budaya hidup bersih dan sehat melalui program bebas sampah (Zero Waste). Yakni membiasakan memilah sampah dari tingkat rumah tangga. Juga membangun mindset masyarakat, bahwa dengan memilih dan memilah sampah, kemudian sampah dapat dijual ke bank sampah untuk diolah menjadi berbagai produk yang bermanfaat dan bernilai ekonomi,tandasnya.

Karena itu, kata Adrian pengelolaan Posyandu Keluarga kedepan dapat diintegrasikan dengan BumDes yang mengelola Bank Sampah. Sehingga Masyarakat dapat menggunakan sampah untuk datang konsultasi ke Posyandu. Atau dapat menabung di bank sampah, sebagian hasil dari tabungan warga dipergunakan untuk operasional bank sampah dan Posyandu, tegasnya.

Kader juga harus memahami setiap dusun memiliki permasalahan sosial yang berbeda. Permasalahan tentang bahaya narkoba, Trafiking atau perdagangan manusia untuk TKI atau TKW, menjaga hutan dan permasalahan lainnya.

Baca Juga:  Diperlukan Komitment Perencanaan dan Penganggaran Responsif Gender

“Untuk dapat menjalankan peran tersebut, Adrian berjanji akan terus memperkuat kapasitas pengetahuan, keterampilan dan updating informasi melalui bentuk kegiatan penguatan kader baik melalui pendidikan dan pelatihan serta pemberian sertifikat keahlian maupun aspek organisasi dan pemenuhan fasilitas pelayanan yang dibutuhkannya.

Seperti diketahui hadir pada acara tersebut KUPT Puskesmas Moyo Utara H. Surkati serta seluruh kader se- Kecamatan Moyo Utara serta tamu dari pihak dinas KB dan Kesehatan Kabupaten Sumbawa dan para tamu undangan lainnya.(MS/h)

Komentar

Berita Pilihan