oleh

Bupati Minta OPD Rumuskan Strategi Kebutuhan Daerah dalam RPJMD

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Pemkab Sumbawa menggelar Konsultasi Publik, dalam rangka penyusunan dokumen Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) Kabupaten Sumbawa Tahun 2021-2026.

Kegiatan yang dipimmpin Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, didampingi Wakil Bupati Sumbawa, Dewi Noviany, M.Pd., dilaksanakan secara virtual, dan diikuti seluruh OPD, para Camat dan Kepala Desa, mitra kerja, dan Stokeholder Pemda Sumbawa, di Aula Kantor Bappeda Sumbawa, Senin (24/5).

Konsultasi Publik penyusunan Ranwal RPJMD, merupakan amanat Permendagri 86 Tahun 2017, untuk menyempurnakan Ranwal sebelum disampaikan ke DPRD, yang kemudian akan dibahas menjadi Peraturan Daerah.

Perda RPJMD nantinya merupakan akumulasi semua pendekatan perencanaan, baik politis, teknokratis, atas-bawah, maupun partisipatif, sehingga menjadi pegangan melangkah bersama membangun daerah.

Dalam kesempatan itu, Bupati Sumbawa dalam arahanya meminta agar perangkat daerah terkait berperan aktif sesuai tupoksi, untuk merumuskan strategi pemenuhan kebutuhan dan harapan masyarakat, dan menuangkannya dalam RPJMD dan Renstra Perangkat Daerah nantinya. ‘’Semua perangkat daerah agar mengikuti rangkaian Konsultasi Publik ini, dan memperhatikan masukan dari publik untuk disinergikan dengan rancangan teknokratik, dari perangkat daerah kita sendiri,’’ tukasnya.

Bupati juga berharap, melalui Konsultasi Publik ini, dokumen perencanaan daerah mendapat akuntabilitas dari publik. ‘’Partisipasi kita semua, dapat menjadi sumbangsih kita kepada daerah yang kita cintai ini, dan semoga dicatat sebagai amal ibadah disisi Allah SWT,’’ ujar Bupati.

Dikesempatan yang sama, Wakil Bupati Sumbawa – Dewi Noviany meminta kepada semua stokeholder terutama OPD, agar serius dan benar-benar memperhatikan kegiatan Konsultasi Publik tersebut. Ia tidak menginginkan program unggulan Pemerintahan H. Mo-Novi ini hanya slogan kampanye belaka. ‘’Dalam kampanye, kami telah menjanjikan 10 program unggulan, dan itu adalah hutang yang harus dibayar kepada seluruh masyarakat Kabupaten Sumbawa,’’ tegas Novi. (msg/***)

Baca Juga:  Sementara 18 ASN Kantongi Izin Bupati Jadi Calon Kades

Komentar

Berita Pilihan