oleh

Bupati dan Wabup Sumbawa Pastikan Tidak Ada Jual Beli Jabatan

Sumbawa Besar, mediasumbawa.com – Asesmen Kompetensi Calon Pejabat Pimpinan Tinggi Pratama Sumbawa tahun 2021, terlaksana mulai Selasa (12/10). Terhadap hal itu, Bupati dan Wakil Bupati Sumbawa – H Mahmud Abdullah dan Dewi Noviany memastikan tidak ada jual beli jabatan dalam kegiatan seleksi Jabatan Pimpinan Tinggi (JPT) Pratama tersebut.

‘’Tidak ada seperti itu. Jangan percaya informasi yang tidak benar. Saya jamin tidak ada. Kalau ketahuan, saya akan coret, asal ada buktinya. Kalau ada bukti saya coret,’’ tegas Haji Mo – sapaan akrab Bupati kepada wartawan usai membuka kegiatan dimaksud.

Terkait isu jabatan yang diseleksi telah menjadi jatah orang tertentu, Bupati kembali menagaskan agar tidak mempercayai informasi yang belum jelas kebenarannya. Iya meminta semua pihak untuk tetap menunggu hasil dari pansel. ‘’Saya katakan tadi semua tergantung hasil ini (Asesmen) nanti. Tidak ada hal-hal seperti itu. Walaupun sanak saudara. Kita sudah sampaikan dengan ibu Wabup, kita harap hasil maksimal,’’ tukasnya

Senada disampaikan Wakil Bupati Sumbawa – Dewi Noviany. Ia mengaskan, yang terpilih nantinya untuk mengisi jabatan lowong sudah pasti berdasarkan hasil pansel. Jika komptensinya bagus, maka akan masuk, namun jika sebaliknya, maka tidak bisa dipertahankan. ‘’Kalau hasilnya bagus, kopetensinya bagus, maka dia yang masuk. Kalau ikut tes tidak bisa jawab, kita tidak bisa pertahankan sesuai dengan kemampuan dia,’’ tutur Novi.

Sementara terkait adanya kasus jual beli jabatan disejumlah daerah, Wabup menegaskan tidak ada hal seperti itu di Kabupaten Sumbawa. Jika ada dan terbukti, maka yang bersangkutan akan dicoret dan dilaporkan ke pihak berwajib. ‘’Kalau masalah jual beli jabatan, In Syaa Allah tidak ada, kalau terbukti, kita coret dan lapor polisi,’’ pungkasnya. (msg/***)

Baca Juga:  Terima Kunjungan BAIS, Gubernur NTB Minta Jaga Kondusifitas

Komentar

Berita Pilihan