oleh

BMKG Prediksi Musim Hujan Mundur Hingga Dua Dasarian

SUMBAWA BESAR, Media Sumbawa

Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) Kabupaten Sumbawa memperkirakan musim hujan di Kabupaten Sumbawa mengalami kemunduruan hingga dua dasarian. Kemuduran tersebut dipicu oleh permukaan air laut perairan sekitar sumbawa dan Indonesia umumnya, masih bersuhu rendah yang berakibat pada tinggkat penguapan dan pembentukan awan.

“Ini untuk prakiraan musim hujan, memang ada kemunduran, sekitar 1 sampai 2 dasarian, 10-20 hari mundur. Factor karena suhu permukaan laut di wilayah Indonesia ini perairannya, itu relative dingin, masih rendah suhunya untuk sekarang ini. Jadi penguapan, atau pembentukan awal masih sedikit,”kata Imam Syifaul Qolbi, forecaster prakirawan BMKG Sumbawa, di ruang kerjanya Kamis (24/10).

Diungkapkan, kemuduran musim hujan, biasa disebabkan oleh adanya badai di sekitar perairan Indonesia seperti El-Nino. Namun saat ini, tidak terjadi El-Nino di sekitar perairan Indonesia, sehingga disimpulkan karena pengaruh suhu permukaan air laut.

“Kemunduran tergantung ganggunan fenomena global seperti el-nino. Tapi untuk sekarang El-Ninonya gak ada. Jadi murni karena suhu permukaan air laut yang masih relative rendah. Memang ini terjadi di seluruh perairan Indonesia,” jelasnya.

Sedangkan suhu di sekitar Kabupaten Sumbawa berkisar antara 23 hingga 37 derajad celcius, dan masih dikategorikan normal. Sebab Kabupaten Sumbawa, bila memasuki Septemer dan Oktober, setiap tahun suhu mencapai 37 derajad celcius.

“Untuk prakiraan cuaca wilayah kabupaten sumbawa, secara umum masih cerah, sedikit berawan, angin dari tenggara. Suhu berkisar dari 23 samapi 37 derajad celcius, kelembapan 40-88 persen. Suhu 37 derajad masih normal untuk wilayah kabupaten sumbawa bila September, Oktober,” tegasnya. (MS/MU)

Baca Juga:  Fraksi Partai GERINDRA DPRD Kabupaten Sumbawa, mengucapkan Dirgahayu Partai GERINDRA Ke-13

Komentar

Berita Pilihan