Riset Tuntas, Pendaftaran KIK Motif Kre Alang Sumbawa Siap Dilaksanakan

Sumbawa32 views

Sumbawa, mediasumbawa.com– Tim dari LPPM Universitas Samawa (Unsa) dan PT Amman Mineral Nusa Tenggara telah melakukan riset terhadap motif kre alang Sumbawa. Hasilnya kemudian diserahkan ke Pemkab Sumbawa, pada Kamis (21/5/2026) di Ruang Rapat H. Usman Usman Kantor Bupati Sumbawa. Dengan begitu, pendaftaran Kekayaan Intelektual Komunal (KIK) Kre Motif Alang Sumbawa siap dilaksanakan.

Kegiatan dihadiri langsung Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot, Ketua Dekranasda Sumbawa, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB, jajaran Universitas Samawa, PT. AMMAN Mineral Nusa Tenggara, Majelis Adat Kesultanan Sumbawa, dan kepala perangkat daerah.

Dalam sambutannya, Wakil Rektor II Universitas Samawa Muhammad Yamin, menyampaikan, riset terhadap motif Kre Alang dilakukan secara mendalam hingga memerlukan waktu tiga bulan dan berhasil mendokumentasikan sebanyak 55 motif yang dapat dipertanggungjawabkan secara akademik. Ia mengapresiasi dukungan Pemerintah Kabupaten Sumbawa dan PT. AMMAN Mineral Nusa Tenggara dalam mendukung proses riset hingga diterima dalam jurnal nasional.

Riset Tuntas, Pendaftaran KIK Motif Kre Alang Sumbawa Siap Dilaksanakan

Sementara itu, Manager Community Development (Comdev) PT. AMMAN Mineral Nusa Tenggara Dimas Purnama menyampaikan, pelestarian motif tenun Sumbawa merupakan langkah strategis dalam menjaga identitas budaya daerah sekaligus meningkatkan nilai ekonomi para penenun lokal. Menurutnya, setiap motif tenun Sumbawa memiliki filosofi kehidupan yang kuat sehingga perlu dijaga melalui riset akademik dan kolaborasi lintas pihak.

Di sisi lain, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Hukum NTB I Gusti Putu Milawati mengapresiasi mengapresiasi langkah Kabupaten Sumbawa yang mendaftarkan 55 motif Kre Alang ke dalam KIK. Ia menilai langkah tersebut menjadi bukti tingginya kepedulian daerah terhadap perlindungan budaya sekaligus diharapkan dapat menjadi contoh bagi daerah lain dalam menjaga kekayaan intelektual komunal.

Selanjutnya, apresiasi juga disampaikan Sultan Muhammad Kaharuddin IV yang diwakili Yuli Anpari Merdikaningtyas, M.A. yang menegaskan, Kre Alang merupakan warisan budaya penting yang harus dijaga, dikembangkan, dan diberikan perlindungan hukum agar semakin dikenal di tingkat nasional maupun internasional serta menjadi kebanggaan generasi muda Sumbawa.

Sementara, Bupati Sumbawa H. Syarafuddin Jarot, menyampaikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah bergotong royong menyelesaikan riset motif Kre Alang Sumbawa. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga agar budaya tenun Sumbawa tetap hidup dan terus berkembang. Karena itu, ia mengajak seluruh ASN menggunakan kain Kre Alang sebagai bentuk dukungan terhadap pelestarian budaya daerah serta menegaskan pentingnya menjaga keberlangsungan para penenun lokal.

Ditegaskan, pembangunan daerah tidak hanya berfokus pada pembangunan fisik, tetapi juga pelestarian budaya. Ia berharap motif Kre Alang tidak hanya didaftarkan dalam KIK, tetapi juga diperkenalkan melalui muatan lokal di sekolah-sekolah agar generasi muda mengenal budaya Sumbawa sejak dini. Menurutnya, tenun Sumbawa bukan sekadar kain, melainkan warisan budaya yang mengandung filosofi hidup dan harus terus dipromosikan hingga dikenal lebih luas, termasuk dalam dunia fesyen modern.

Acara kemudian dilanjutkan dengan serah terima dokumen hasil riset Motif Kre Alang Sumbawa dari Manager PT. AMMAN Mineral Nusa Tenggara dan Rektor Universitas Samawa kepada Ketua Dekranasda Kabupaten Sumbawa dan Bupati Sumbawa, didampingi Ketua Lembaga Adat Tana Samawa. (MS/X)

Komentar