Sumbawa, mediasumbawa.com- Ikatan Sepeda Seluruh Indonesia (ISSI) Kabupaten Sumbawa mengikuti Test Pengukuran Fisik tahap dua yang dilaksanakan Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) kabupaten Sumbawa, Selasa (3/2/2026) di Padepokan Silat Gor Mampis Rungan Sumbawa.
Sebanyak 11 atlet diikut sertakan dalam test pengukuran tahap 2 ini sebagai langkah pemantapan persiapan mengikuti ajang Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) NTB 2026, yang dilaksanakan Juni mendatang.
Ketua ISSI Kabupaten Sumbawa H. Salman Alfarizi, SH., menyatakan ISSI siap mengikuti semua tahapan yang diagendakan KONI Sumbawa untuk Porprov mendatang. “11 atlet yang ada di Sumbawa kami ikutkan di test pengukuran. Mereka dipersiapkan untuk mendapatkan medali dari berbagi cabang lomba sepeda di Porprov, ” kata H. Salman
Untuk atlet diluar daerah kata H. Salman diberikan keringanan untuk mengirimkan video test pengukuran mandiri. “Untuk hasil maksimal di Porprov selain test pengukuran ini. ISSI juga memaksimalkan pola latihan atlet sampai jadwal pemusatan Pelatihan Daerah (Pelatda) nantinya.
Sebelumnya, Ketua KONI Kabupaten Sumbawa, Abdul Rafiq, SH. M. Si., kepada media ini pada Senin, (02/02) mengatakan tes dan pengukuran fisik atlet merupakan bagian penting dari sistem pembinaan olahraga yang terencana dan berkelanjutan. “Melalui kegiatan ini, kami ingin memperoleh data akurat terkait kondisi fisik atlet dari masing-masing atlet setiap cabang olahraga,” sambung Rafiq, sapaan akrab Ketua KONI Kabupaten Sumbawa.
Pengukuran fisik ini sangat penting untuk mengetahui sejauh mana kesiapan atlet, “Data yang dihasilkan nantinya akan menjadi dasar evaluasi bagi kami dan pelatih dalam menyusun program latihan yang lebih tepat sasaran,” ujar Rafiq.
Pelaksanaan tes dimulai pada Senin, 2 Februari 2026, dengan melibatkan cabang olahraga Sepak Bola, Gate Ball, PTMSI, dan Pelti. Selanjutnya, kegiatan berlanjut pada hari-hari berikutnya dengan melibatkan puluhan cabang olahraga lain seperti Perbasi, Senam, Bermotor, Bridge, PBVSI, Tae Kwon Do, Kick Boxing, Percasi, Sepak Takraw, IBCA MMA, ISSI, Perserosi, Futsal, Tarung Derajat, Perkemi, Muay Thai, PASI, POBSI, PDBI, FORKI, ESport, IPSI, Perbakin, Pickle Ball, PBSI, Aquatic, Perpani, Pertina, Wushu, hingga FPTI.
“Seluruh cabang olahraga dijadwalkan mengikuti tes sesuai waktu yang telah ditentukan, mulai dari pagi hingga sore hari. Penjadwalan ini disusun untuk memastikan proses pengukuran berjalan tertib, efektif, dan tidak mengganggu aktivitas latihan rutin para atlet,” jelas Rafiq.
Abdul Rafiq menegaskan bahwa kegiatan ini tidak hanya bertujuan untuk mengukur kemampuan fisik semata, tetapi juga sebagai langkah awal dalam mempersiapkan atlet menghadapi berbagai agenda kejuaraan, baik di tingkat provinsi maupun nasional.
“Kita ingin pembinaan atlet di Sumbawa berbasis data. Dengan mengetahui kekuatan dan kelemahan fisik atlet, pelatih bisa menyusun program latihan yang lebih terukur dan berorientasi prestasi,” jelasnya.
Selain itu, hasil tes dan pengukuran fisik ini juga akan menjadi bahan pertimbangan KONI Kabupaten Sumbawa dalam melakukan pemantauan dan evaluasi terhadap proses pembinaan di masing-masing cabang olahraga. “Melalui langkah ini, kualitas dan daya saing atlet daerah dapat terus meningkat,” tambahnya.
Kegiatan tes dan pengukuran fisik atlet ini mendapat respons positif dari cabang olahraga yang ada, karena dinilai mampu memberikan gambaran objektif mengenai kondisi atlet serta menjadi motivasi untuk meningkatkan disiplin dan kualitas latihan.
Dengan terlaksananya kegiatan ini, KONI Kabupaten Sumbawa menegaskan komitmennya untuk terus mendorong peningkatan prestasi olahraga daerah melalui pembinaan yang terarah, terukur, dan berkesinambungan. (MS/X)













Komentar