‎Dari Tata Kelola hingga Ekonomi Desa, Capaian Pemkab Sumbawa Dipaparkan Bupati H. Jarot di Paripurna HUT ke-67

Sumbawa40 views

Sumbawa Besar, mmediasumbawa.co-(21 Januari 2026) – Berbagai capaian strategis pemerintah Kabupaten Sumbawa dipaparkan Bupati Sumbawa, Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, pada Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kabupaten Sumbawa dalam rangka HUT ke-67 Tahun 2026 yang digelar di Ruang Sidang Utama DPRD Sumbawa, Rabu siang.

‎Bupati H. Jarot mengungkapkan bahwa sejak dilantik bersama Wakil Bupati pada 20 Februari 2025, pemerintah daerah memfokuskan langkah awal pada penguatan fondasi pembangunan. Penataan tata kelola pemerintahan, penyelarasan perencanaan, serta konsolidasi kebijakan lintas sektor menjadi capaian penting pada tahun pertama pemerintahan.

‎‎Ia menegaskan bahwa RPJMD Kabupaten Sumbawa 2025-2029 telah ditetapkan sebagai pedoman utama pembangunan daerah. Dokumen tersebut menjadi instrumen strategis untuk menerjemahkan visi “Sumbawa Unggul, Maju, dan Sejahtera” ke dalam program-program prioritas yang terukur dan berorientasi hasil.

‎‎

‎Dari Tata Kelola hingga Ekonomi Desa, Capaian Pemkab Sumbawa Dipaparkan Bupati H. Jarot di Paripurna HUT ke-67

Pada aspek tata kelola keuangan, H. Jarot menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Sumbawa kembali berhasil meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP). Namun demikian, ia menekankan bahwa capaian tersebut dibarengi dengan upaya peningkatan kualitas belanja daerah agar lebih tepat sasaran dan memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

‎Sejumlah langkah konkret telah dilakukan, antara lain percepatan digitalisasi pengawasan keuangan, penguatan sistem evaluasi pembangunan, serta pembentukan satuan tugas tematik untuk menangani isu-isu strategis daerah, seperti ketersediaan pupuk, distribusi LPG 3 kilogram, perbaikan irigasi, hingga pengamanan kawasan hutan.

‎Di bidang pembangunan manusia, disebutkan bahwa pemerintah daerah telah mengimplementasikan berbagai program prioritas sebagai bentuk investasi jangka panjang. Program makan bergizi gratis, sekolah rakyat, beasiswa kedokteran dan farmasi, serta penguatan balai latihan kerja menjadi bagian dari upaya meningkatkan kualitas sumber daya manusia Kabupaten Sumbawa.

‎Pada sektor ekonomi, pemerintah daerah mulai mengarahkan pembangunan pada penguatan struktur ekonomi dan penciptaan nilai tambah. Hilirisasi komoditas unggulan seperti udang dan garam, serta pengembangan industri unggas terintegrasi, telah ditetapkan sebagai strategi jangka panjang untuk memperkuat daya saing ekonomi daerah.

‎‎Selain itu, penguatan ekonomi desa terus didorong melalui pembentukan Koperasi Merah Putih, pengembangan kampung nelayan, serta pemberdayaan UMKM di ruang-ruang ekonomi publik agar pertumbuhan ekonomi dapat dirasakan lebih merata.

‎Dalam bidang infrastruktur, ia menyampaikan bahwa pemerintah daerah tetap konsisten meningkatkan kualitas konektivitas wilayah. Peningkatan indeks jalan mantap, pembangunan ruas strategis Batudulang–Tepal melalui skema Inpres Jalan Daerah, serta penguatan layanan air minum dan kesehatan menjadi capaian dan prioritas yang terus dilanjutkan dengan memperhatikan kehati-hatian fiskal.

‎Komitmen terhadap pembangunan berkelanjutan juga menjadi salah satu capaian penting melalui kebijakan Sumbawa Hijau Lestari, yang mencakup perlindungan kawasan hutan, gerakan penanaman pohon, serta penerapan skema insentif berbasis konservasi lingkungan.

‎Menutup sambutannya, H. Jarot menegaskan bahwa berbagai capaian tersebut merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, masyarakat, dunia usaha, perguruan tinggi, serta generasi muda dinilai menjadi faktor kunci dalam menjaga keberlanjutan pembangunan Kabupaten Sumbawa.

‎Untuk itu, ia menyampaikan apresiasi kepada DPRD Kabupaten Sumbawa dan seluruh elemen masyarakat atas dukungan dan kolaborasi yang terus terjalin dalam mendorong kemajuan daerah.(MS/SP)

Komentar