Sumbawa Besar. mediasunbawa.com – Rencana ground breaking Proyek Integrated Poultry Industry (Industri Unggas Terintegrasi) di kawasan BPHMT Serading mendapat sambutan hangat dari Komisi II DPRD Kabupaten Sumbawa. Proyek strategis nasional tersebut, dinilai relevan dengan karakteristik potensi Sumber Daya Alam (SDA) di Tana Samawa.
Sekretaris Komisi II DPRD Sumbawa, H. Zohran, SH, memberikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Daerah, khususnya Bupati Sumbawa Ir. H. Syarafuddin Jarot, MP, yang berhasil menjemput program pusat dengan nilai investasi fantastis tersebut.
Menurut H. Zohran, proyek ini adalah jawaban atas persoalan klasik sektor pertanian dan peternakan di Sumbawa. Selama ini, hasil bumi seperti jagung dan residu pertanian lainnya seringkali dijual keluar daerah dalam bentuk mentah dengan nilai tambah yang rendah.
”Kami di Komisi II memberikan apresiasi tinggi kepada pemerintah. Proyek ini sangat berkaitan erat dengan hasil SDA kita selaku bahan baku pakan ternak. Selama ini bahan dasar pakan sering tidak tersedia atau diolah di luar, sekarang dengan adanya industri terintegrasi, semua bisa dikelola di dalam daerah,” ujar H. Zohran saat dimintai tanggapannya terkait proyek tersebut Minggu 4 Januari 2026.
Ia menjelaskan konsep industri unggas ini akan mengintegrasikan peran petani dan peternak lokal secara langsung. Jagung sebagai komoditi unggulan Sumbawa, serta residu pertanian padi seperti dedak, tidak akan lagi “terbang” ke luar daerah secara cuma-cuma.
“Semua residu pertanian, termasuk dedak, akan kita gunakan sendiri sebagai bahan baku. Jadi, tidak ada lagi yang terjual mentah keluar daerah. Kita kelola di dalam daerah untuk kepentingan peternak kita sendiri,” tegas politisi NasDem ini.
Melihat skema pembangunan yang akan mencakup 4 unit di Kabupaten Sumbawa dengan nilai investasi bagian dari Rp 1,37 triliun di NTB, H. Zohran menilai pemilihan lokasi di Sumbawa adalah keputusan yang sangat tepat dan objektif.
“Project ini mengarah kepada industri unggas terintegrasi yang sangat berkaitan erat dengan sektor pertanian kita. Jadi sudah sangat pantaslah project nasional ini ada di Kabupaten Sumbawa,” tambahnya.
Sebagai mitra kerja pemerintah di bidang peternakan dan keuangan, Komisi II DPRD Sumbawa berkomitmen untuk mengawal pelaksanaan proyek ini agar berjalan lancar dan memberikan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat.
Dukungan legislatif ini dianggap penting untuk memastikan sinergi antara kebijakan penganggaran daerah dengan program strategis nasional yang akan di-launching langsung oleh Presiden RI, Prabowo Subianto.
”Kami di Komisi II sangat mendukung program ini. Ini adalah langkah besar untuk transformasi ekonomi daerah, memperkuat ketahanan pangan, dan meningkatkan kesejahteraan petani serta peternak di Kabupaten Sumbawa,” tutup H. Zohran.(ms/r)













Komentar