Sumbawa, mediasumbawa.com- Siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Sumbawa, patut mendapatkan apresiasi. Meski sebagai peserta didik berkebutuhan khusus mereka mampu berkarya dan berprestasi sesuai dengan potensi yang dimiliki.
Kepala SLB Sumbawa Sri Wahyuningsih S. Pd, M.Pd, melalui guru pembina SLB, Paramita Farida, Jumat (19/12/2025) menyatakan Siswa-siswi Sekolah Luar Biasa (SLB) Negeri 1 Sumbawa menunjukkan kreativitas dan kemampuan yang luar biasa melalui berbagai karya yang mereka hasilkan.

Menurut Paramita Farida, berbagai karya kreatif dihasilkan oleh siswa-siswi SLB Negeri 1 Sumbawa, antara lain batik, keterampilan menjahit, sablon baju, kegiatan pertanian, kerajinan berbahan kayu, serta keterampilan di bidang kecantikan.
”Kegiatan tersebut merupakan bagian dari pembelajaran keterampilan yang bertujuan untuk mengembangkan kemampuan, kemandirian, dan rasa percaya diri peserta didik,”ungkap Farida.
Proses pembelajaran di SLB Negeri 1 Sumbawa dilaksanakan dengan pendekatan yang disesuaikan dengan kebutuhan masing-masing siswa. Tenaga pendidik memberikan pendampingan secara berkelanjutan agar setiap siswa dapat mengembangkan kreativitas serta kemampuan yang dimiliki secara optimal.
Sementara itu, Kepala SLB Negeri 1 Sumbawa Sri Wahyuningsih S. Pd, M.Pd, menyampaikan, setiap hasil karya yang dihasilkan siswa merupakan capaian dari proses pembelajaran yang terarah dan berkesinambungan. “Pihak sekolah secara konsisten memberikan dukungan dan apresiasi kepada siswa-siswi yang mampu menunjukkan perkembangan dan prestasi melalui karya kreatif,” kata Kepala SLB Sumbawa.
Peran sekolah lanjut Kepala SLB, dukungan orang tua juga menjadi faktor penting dalam menumbuhkan semangat dan kepercayaan diri siswa. “Sinergi antara sekolah dan keluarga diharapkan dapat terus mendorong peserta didik untuk berkarya dan berkembang.
Melalui berbagai karya yang dihasilkan, siswa-siswi SLB Negeri 1 Sumbawa membuktikan bahwa kreativitas dan kemampuan mereka layak mendapatkan perhatian serta apresiasi dari berbagai pihak,” terang Sri Wahyuningsih. (MS/UTS).













Komentar