Bupati Sumbawa Lepas Peserta Beasiswa SMK Unggulan AMMAN 2024

Pendidikan60 views

Sumbawa, mediasumbawa.com- Bupati Sumbawa melepas putra-putri peserta Beasiswa SMK Unggulan Amman 2024. Kegiatan ini berlangsung di ruang Rapat lantai 1 Kantor Bupati Sumbawa pada Senin, (8/7/2024). Hadir juga pada kegiatan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Sumbawa, Serta OPD terkait dan Perwakilan Government Relation PT. AMNT.

Senior Government Relation PT. AMNT, Ahmad Salim, menyampaikan Beasiswa SMK Unggulan Amman di Kabupaten Sumbawa adalah Tahun pertama diadakan dan Tahun ke- 4 untuk Amman Scholarship. Sehingga Putra-putri yang terpilih dari Kabupaten Sumbawa ini adalah pioneer untuk kedepannya. Ada 30 peserta Beasiswa SMK Unggulan Amman yang terpilih Tahun ini, 25 peserta dari Kabupaten Sumbawa Barat dan 5 dari Kabupaten Sumbawa dan yang terpilih ini adalah yang terbaik dari 599 siswa yang mengikuti seleksi Beasiswa ini. Nantinya peserta Beasiswa ini akan di kirim ke SMK Unggulan di pulau Jawa.

Bupati Sumbawa, Drs. H. Mahmud Abdullah, menyampaikan rasa terima kasih kepada PT. AMNT yang telah berkontribusi untuk ikut bersama pemerintah daerah untuk meningkatkan Sumber Daya manusia di Kabupaten Sumbawa. Serta berpesan kepada peserta Beasiswa asal Kabupaten Sumbawa ini untuk menjaga nama baik Kabupaten Sumbawa. Selain itu, Bupati mengharapkan kedepannya Beasiswa ini untuk bisa terus berlanjut dan semakin banyak siswa yang dapat merasakannya. Hal ini untuk mempersiapkan dan meningkatkan Kualitas Sumber Daya Manusia yang ada di Kabupaten Sumbawa.

Adapun 5 peserta Beasiswa SMK Unggulan Amman 2024 asal Kabupaten Sumbawa yang terpilih yakni :

  1. Muhammad Farhan Mubarok, di terima di jurusan Animasi 3D di SMK Raden Umar Said, Kudus.
  2. Ananda Firda, di Terima di Jurusan Busana, SMK NU Banat
  3. Tiara Naseza Agustin, di Terima di Jurusan Perhotelan di SMK PGRI 1, Kudus
  4. Dhawyna Mahani Shofiyla, di Terima di Jurusan Teknik Otomasi Industri di SMK NU Ma’arif, Kudus.
  5. Tasya Enda Rahmi, di Terima di Jurusan Teknik Otomasi Industri di SMK NU Ma’arif, Kudus.(MS/Sp)

Komentar