oleh

11 Sembuh, Trend Positif Penanganan Covid-19 NTB

MATARAM – Media Sumbawa,- Sebanyak 11 Penderita Covid-19 NTB dinyatakan sembuh. Dua diantaranya meninggal dunia sementara 34 pasien positif lainnya masih dalam perawatan dan menunjukkan gelaja dalam keadaan baik. Dengan tingkat kesembuhan tersebut, menjadikan trend positif bagi penanganan corona di NTB.

Demikian data yang diterima media ini dari Sekda NTB Drs. H.L Gita Ariadi, M.Si, kamis (16/4) di Mataram.

Kabar baiknya menurut sekda NTB ini, dari 11 orang yang dinyatakan sembuh itu termasuk didalamnya balita HW usia dua tahun yang dinyatakan positif beberapa waktu lalu. Mereka yang dinyatakan sembuh itu, telah melalui serangkaian pengecekkan kesehatan. Yaitu pemeriksaan swab yang dilakukan sebanyak dua kali.

“Saat ini masih dirawat di RSUD Provinsi NTB untuk perbaikan kondisi dan direncanakan segera keluar rumah sakit,” ujarnya, Kamis (16/4) di Mataram.

Selain HW lanjut mantan Kepala Dinas PMPTSP NTB itu, adapun tiga pasien lainnya yang telah sembuh. Yakni, pasien nomor 21, an. Tn. D, laki-laki, usia 53 tahun, penduduk Monjok Kota Mataram, setelah swab diperiksa dua kali dengan hasil keduanya negatif. Saat ini dalam keadaan baik dan dalam proses pemulihan;

Kemudian, pasien nomor 03, an. Tn. LJ, laki-laki, usia 44 tahun, penduduk Kota Mataram setelah swab diperiksa dua kali dengan hasil keduanya negatif. Saat ini dirawat di RSUD Provinsi NTB untuk perbaikan kondisi dan direncanakan segera keluar rumah sakit.

Selanjutnya, pasien nomor 15, an. Tn. MA, laki-laki, usia 51 tahun, Kecamatan Sekarbela Kota Mataram, setelah swab diperiksa dua kali dengan hasil keduanya negatif. Saat ini masih dirawat di RSUD Provinsi NTB untuk perbaikan kondisi dan direncanakan segera keluar rumah sakit.

Baca Juga:  Sembuh, Pasien Covid-19 Lunyuk Segera Tinggalkan Rumah Sakit

“Mereka semua dalam kondisi baik dan segera keluar dari rumah sakit,” demikian HL Gita Ariadi sembari meminta kepada masyarakat agar terus meningkatkan kewaspadaan dan tetap mengikuti anjuran pemerintah demi kebaikan bersama. (MS/Ob)

Komentar

Berita Pilihan